Yogyakarta — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FEB UMSU) menegaskan komitmennya sebagai fakultas yang progresif dan adaptif terhadap perkembangan global melalui keikutsertaan dalam rangkaian kegiatan Passage to ASEAN (P2A) yang diselenggarakan di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta. Kegiatan ini melibatkan puluhan perguruan tinggi dari Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara, serta mengangkat isu strategis mengenai internasionalisasi pendidikan tinggi, integrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), dan transformasi bisnis digital (19-23/11/2025).

FEB UMSU diwakili oleh Agus Sani, Ketua Program Studi Manajemen FEB UMSU, yang turut aktif dalam seluruh rangkaian diskusi P2A Indonesia Chapter maupun Annual General Meeting (AGM) tingkat ASEAN. Forum ini membahas berbagai langkah strategis memperluas akses internasional bagi mahasiswa, seperti program mobilitas, magang internasional, serta kolaborasi riset lintas negara. Di tingkat regional, AGM menekankan integrasi AI sebagai elemen kunci dalam pengembangan kurikulum, efisiensi pembelajaran, dan peningkatan daya saing akademik.
Dekan FEB UMSU, Dr. Radiman, SE., M.Si., menegaskan bahwa keikutsertaan FEB UMSU dalam forum internasional ini sejalan dengan visi fakultas dalam menghadirkan pendidikan bisnis yang adaptif terhadap era digital dan menuju pembentukan Program Studi Digital Bisnis.
“FEB UMSU bergerak menuju ekosistem pendidikan yang digital, inovatif, dan berorientasi internasional. Diskusi integrasi AI dalam forum P2A memberikan landasan penting bagi kami dalam mempersiapkan Prodi Digital Bisnis. Kami ingin melahirkan lulusan yang tidak hanya memahami bisnis, tetapi juga mampu memimpin perubahan di era digital,” ungkap Dr. Radiman.

Sementara itu, Agus Sani menambahkan bahwa forum P2A memberi FEB UMSU perspektif baru mengenai hubungan antara AI, bisnis, dan pendidikan tinggi.
“AI membuka peluang strategis dalam pengambilan keputusan bisnis, riset, dan pembelajaran modern. Keterlibatan FEB UMSU dalam forum ini semakin memperkuat arah pengembangan fakultas, terutama menuju Prodi Digital Bisnis, agar lulusan siap menghadapi tantangan bisnis di era digital,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, FEB UMSU menegaskan tiga pilar strategis: memperluas jaringan mobilitas mahasiswa dan dosen, meningkatkan kolaborasi riset internasional, serta mempersiapkan institusi menghadapi transformasi digital berbasis AI. Dengan langkah ini, FEB UMSU menyiapkan lulusan yang melek teknologi, adaptif terhadap perubahan, berwawasan regional maupun global, serta siap bersaing di pasar kerja ASEAN.
Keterlibatan FEB UMSU dalam P2A bukan sekadar menghadiri forum internasional, tetapi menjadi bagian dari strategi institusional untuk menghadirkan pendidikan bisnis yang inovatif, berdaya saing, dan berorientasi global, selaras dengan tagline FEB UMSU: “Innovation and Global Vision.”






