• id
    • ar
    • en
    • id
Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMSU
  • Home
  • Profil
    • Struktur Organisasi
    • Akreditasi
    • Fasilitas
  • Berita dan Informasi
  • Kemahasiswaan
  • Program Internasional
    • Miceb 2023
    • Miceb 2024
  • Alumni
  • Galeri
  • Brosur
No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Struktur Organisasi
    • Akreditasi
    • Fasilitas
  • Berita dan Informasi
  • Kemahasiswaan
  • Program Internasional
    • Miceb 2023
    • Miceb 2024
  • Alumni
  • Galeri
  • Brosur
No Result
View All Result
Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMSU
ArabicEnglishIndonesian

Insentif Hulu Migas Menjadi Cara Menekan Produksi Nasional

Admin by Admin
November 22, 2021
in Berita dan Informasi
0
Home Berita dan Informasi
0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

FEB UMSU I Pemerintah diminta turut memberi perhatian kepada sektor hulu migas. Hal ini mengingat peran strategis sektor hulu ini sebagai sumber energi transisi di tengah dorongan global untuk beralih kepada energi baru terbarukan (EBT).

Industri hulu migas, perlu mendapatkan perhatian lebih demi menggaet investasi lebih besar. Dengan demikian, cita-cita peningkatan produksi migas untuk menutup kebutuhan energi Indonesia di masa depan, juga dapat direalisasikan.

“Secara ekonomi, sektor ini pun masih menjadi salah satu sumber penerimaan negara yang utama sekaligus komponen utama penggerak perekonomian nasional,” kata Direktur Eksekutif Reforminer Institute Komaidi Notonegoro melansir Antara di Jakarta, Senin (22/11/2021).

Peningkatan investasi hulu migas dibutuhkan untuk mendongkrak produksi. Pemerintah juga diminta mewaspadai laju penurunan kinerja sumur-sumur migas di tanah air.

“Kinerja sumur berdampak langsung pada produksi migas nasional. Hal yang paling krusial adalah untuk mengantisipasi produksi migas yang menurun. Padahal konsumsi kita naik terus,” kata Komaidi dalam keterangan tertulisnya.

Berdasarkan data Satuan Kerja Khusus Pelaksana Usaha Hulu Migas (SKK Migas), lifting migas nasional mencapai 1,64 juta barel setara minyak per hari (MBOEPD) per kuartal III 2021.

Rinciannya, lifting minyak sebesar 661 ribu barel minyak per hari (BOPD), atau 93,8 persen dari target APBN yang ditetapkan 2021 sebesar 705 ribu BOPD.

Sedangkan lifting gas sebesar 5.481 MMSCFD (standar kaki kubik per hari) dari target APBN sebesar 5.638 MMSCFD atau tercapai 97,2 persen.

Cadangan minyak terbukti Indonesia saat ini sekitar 3,8 miliar barel (BBO) dan cadangan terbukti gas sekitar 77 triliun kaki kubik (TCF).

Cadangan gas yang jauh lebih besar dibanding minyak, menjadi modal Indonesia untuk sukses mengawal transisi energi, karena gas yang dianggap sebagai sumber energi bersih telah ditetapkan sebagai substitusi utama energi transisi.

Dilihat dari kontribusi hulu migas tersebut, Komaidi menilai sektor ini masih realistis untuk terus dijaga dan dikembangkan. Salah satu cara yang harus dikedepankan adalah pemberian insentif.

Menurut dia, pemerintah sebenarnya sudah mulai terbuka terhadap insentif sering diusulkan oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS). Inisiatif dari SKK Migas agar blok Mahakam mendapatkan insentif dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) patut untuk diduplikasi.

“Insentif ke blok Mahakam saya kira positif, upaya-upaya seperti blok Mahakam saya kira yang perlu diduplikasi,” ujar Komaidi.

Berbagai paket insentif tersebut memang diperlukan guna menggenjot investasi. Beberapa KKKS mengaku sudah memiliki program pengembangan blok migas yang bisa meningkatkan produksi namun proyek tersebut perlu insentif agar menjadi ekonomis.

Ketika proyek bisa dijalankan diharapkan bisa turut mengerek kinerja produksi sehingga bisa ikut membantu dalam pencapaian target produksi migas tahun 2030 dari SKK Migas yakni satu juta barel minyak per hari dan 12 miliar standar kaki kubik gas per hari (bscfd).

Tenaga Ahli Kepala SKK Migas, Luky Agung Yusgiantoro, mengatakan secara konsisten lembaganya mengusahakan pencapaian target tersebut dan memonitor pencapaian dari usaha-usaha yang dilakukannya.

Salah satu wadah melalui gelaran The 2nd International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas 2021 yang akan berlangsung dari 29 November hingga 1 Desember 2021.

“Melalui konvensi ini, kami berharap kolaborasi antar stakeholder yang sudah terbangun sejak tahun lalu, dapat semakin ditingkatkan, sehingga usaha peningkatan investasi dan produksi, dapat dilakukan semakin massif. Seperti penyelenggaraan konvensi sebelumnya, konvensi virtual ini juga terbuka untuk umum secara gratis, silahkan mendaftar di www.iogconvention.com,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto menyatakan peningkatan produksi migas harus terus diupayakan.

Hal itu selain untuk menjawab kebutuhan akan energi fosil yang tidak bisa dengan singkat menurun begitu saja namun juga bisa ada pengalihan penggunaan migas untuk sektor industri petrokimia.

“Industri petrokimia bisa menjadi peluang, sebagai produk turunan dari migas. Selain itu, demand migas untuk sektor industri manufaktur masih dimungkinkan sampai tahun 2060,” kata Mulyanto.

Sumber Liputan6.com

Tags: feb is the bestfeb umsukampus akreditasi AKampus Terbaik di Medanunggul cerdas terpercaya
Previous Post

10 Pekerjaan Ini Cocok untuk Mahasiswa

Next Post

Boy Tohir: Indonesia Bakal Jadi Negara Maju !

Related Posts

Selamat Dan Sukses Atas Pelantikan Ketua Badan Pembina Harian Dan Rektor UMSU Periode 2026-2030
Berita dan Informasi

Selamat Dan Sukses Atas Pelantikan Ketua Badan Pembina Harian Dan Rektor UMSU Periode 2026-2030

April 28, 2026
Mahasiswa Fakultas Ekonomi Dan Bisnis (FEB) UMSU Meraih Prestasi Pada Lomba Pemilihan Mahasiswa Dan ‘Aisyiyah (PILMAPRES PTMA) Tahun 2026
Berita dan Informasi

Mahasiswa Fakultas Ekonomi Dan Bisnis (FEB) UMSU Meraih Prestasi Pada Lomba Pemilihan Mahasiswa Dan ‘Aisyiyah (PILMAPRES PTMA) Tahun 2026

April 18, 2026
Suasana Penuh Kehangatan Dan Kebersamaan Warnai Akhir Pelaksanaan Ulangan Tengah Semester (UTS) Genap Fakultas Ekonomi Dan Bisnis (FEB) UMSU
Berita dan Informasi

Suasana Penuh Kehangatan Dan Kebersamaan Warnai Akhir Pelaksanaan Ulangan Tengah Semester (UTS) Genap Fakultas Ekonomi Dan Bisnis (FEB) UMSU

April 17, 2026
Berita dan Informasi

Fakultas Ekonomi Dan Bisnis (FEB) UMSU Berprestasi 6 Proposal Penelitian Dosen Berhasil Raih Pendanaan Kemendiktisaintek Tahun 2026

April 12, 2026
Kolaborasi Antara Mahasiswa Fakultas Ekonomi Dan Bisnis (FEB) UMSU Dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) Dalam Meningkatkan Literasi Pasar Modal Mahasiswa
Berita dan Informasi

Kolaborasi Antara Mahasiswa Fakultas Ekonomi Dan Bisnis (FEB) UMSU Dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) Dalam Meningkatkan Literasi Pasar Modal Mahasiswa

April 9, 2026
Silaturahmi Mahasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampu (RPL) Dengan Pimpinan Fakultas Ekonomi Dan Bisnis (FEB) UMSU Perkuat Sinergi Akademik Dan Industri
Berita dan Informasi

Silaturahmi Mahasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampu (RPL) Dengan Pimpinan Fakultas Ekonomi Dan Bisnis (FEB) UMSU Perkuat Sinergi Akademik Dan Industri

April 7, 2026
Load More
Next Post
Boy Tohir: Indonesia Bakal Jadi Negara Maju !

Boy Tohir: Indonesia Bakal Jadi Negara Maju !

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By Categories

  • Alumni
  • Artikel
  • Berita dan Informasi
  • Download
  • Info Akademik
  • Jadwal Kuliah
  • Jadwal Ujian
  • Kegiatan Program Studi
  • Opini
  • Uncategorized

Kampus Utama

Jl. Kapt. Mukhtar Basri No. 3 Medan, 20238
Sumatera Utara, Indonesia
Telepon: 061-6619056, 061-6622400 Ext. 106 & 108
Fax : 061- 6625474

Kampus Kedokteran

Jl. Gedung Arca No. 53 Medan 20217
Sumatera Utara, Indonesia
Telp. 061-7350163, 7333162
Fax.061-7363488

Pascasarjana

Jl. Denai No. 217, Medan, Sumatera Utara
Telp : 061-88811104

Instagram Facebook Tiktok

© 2026 FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UMSU – INNOVATION AND GLOBAL VISION

No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Struktur Organisasi
    • Akreditasi
    • Fasilitas
  • Berita dan Informasi
  • Kemahasiswaan
  • Program Internasional
    • Miceb 2023
    • Miceb 2024
  • Alumni
  • Galeri
  • Brosur

© 2026 - FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UMSU - INNOVATION AND GLOBAL VISION