MEDAN, 28 Oktober 2026 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FEB UMSU) mengukuhkan 483 lulusan pada Wisuda Periode II Tahun 2026 yang berlangsung di Convention Hall Gedung Selecta, Jalan Listrik, Medan.
Sebanyak 483 lulusan tersebut terdiri atas 313 lulusan Program Studi Manajemen, 107 lulusan Program Studi Akuntansi, 33 lulusan Program Studi Ekonomi Pembangunan, serta 30 lulusan Program Studi D3 Manajemen Pajak.
Wisuda yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda itu menjadi momentum tersendiri bagi para lulusan. Mereka tidak hanya menutup satu fase pendidikan, tetapi juga memasuki dunia profesional di tengah perubahan ekonomi, teknologi, dan kebutuhan dunia kerja yang berlangsung semakin cepat.
Dekan FEB UMSU Assoc. Prof. Dr. Radiman, S.E., M.Si., menegaskan bahwa tantangan lulusan saat ini bukan lagi sekadar bagaimana memperoleh pekerjaan, tetapi bagaimana memastikan kompetensi yang dimiliki tetap relevan di tengah perkembangan digitalisasi, artificial intelligence, dan perubahan model bisnis.
“Tantangan lulusan hari ini bukan hanya mendapatkan pekerjaan, tetapi bagaimana mereka mampu terus relevan. Dunia kerja berubah sangat cepat, sehingga kemampuan berpikir kritis, beradaptasi, menggunakan teknologi, dan mengambil keputusan menjadi semakin penting,” ujar Radiman.
Menurutnya, perubahan tersebut juga menjadi tantangan bagi perguruan tinggi. Karena itu, FEB UMSU terus mendorong penguatan proses pembelajaran, kompetensi mahasiswa, kewirausahaan, serta kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri agar lulusan memiliki kesiapan yang lebih kuat ketika memasuki dunia profesional.
“Fakultas juga harus terus berubah. Kita tidak bisa menyiapkan mahasiswa hari ini dengan pendekatan yang sama untuk menghadapi tantangan masa lalu. Pembelajaran harus semakin dekat dengan kebutuhan industri, perkembangan teknologi, dan persoalan nyata di masyarakat,” jelasnya.
Momentum Sumpah Pemuda, lanjutnya, juga menjadi pengingat bahwa generasi muda terdidik memiliki tanggung jawab lebih besar dalam memberikan kontribusi bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.
“Kami ingin lulusan FEB UMSU tidak hanya hadir sebagai pencari kerja, tetapi mampu menjadi profesional, entrepreneur, dan pengambil keputusan yang menciptakan nilai. Gelar akademik harus diikuti dengan kompetensi, integritas, dan keberanian untuk terus berkembang,” katanya.
Radiman berharap 483 lulusan tersebut tetap menjaga hubungan dengan almamater serta membawa nama baik FEB UMSU melalui karya dan kontribusi di berbagai bidang.
“Wisuda bukan akhir dari proses belajar. Justru setelah hari ini, proses belajar yang sesungguhnya akan semakin luas. Tetaplah berkembang, jaga integritas, dan jadilah alumni yang memberi manfaat,” tutupnya.






