• id
    • ar
    • en
    • id
Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMSU
  • Home
  • Profil
    • Struktur Organisasi
    • Akreditasi
    • Fasilitas
  • Berita dan Informasi
  • Kemahasiswaan
  • Program Internasional
    • Miceb 2023
    • Miceb 2024
  • Alumni
  • Galeri
  • Brosur
No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Struktur Organisasi
    • Akreditasi
    • Fasilitas
  • Berita dan Informasi
  • Kemahasiswaan
  • Program Internasional
    • Miceb 2023
    • Miceb 2024
  • Alumni
  • Galeri
  • Brosur
No Result
View All Result
Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMSU
ArabicEnglishIndonesian

ANTARA DATA DAN HARAPAN: DUA EKONOM KUPAS PROSPEK 8 PERSEN DI EXPERT’S TALK FEB UMSU

admin website by admin website
December 9, 2025
in Berita dan Informasi
0
Home Berita dan Informasi
0
SHARES
39
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Medan, 09 Desember 2025 — Ambisi pertumbuhan ekonomi Indonesia delapan persen pada 2026 kembali mengemuka di tengah rentetan kejadian ekonomi yang saling bertubrukan. Forum Expert’s Talk FEB UMSU menghadirkan dua ekonom nasional, Prof. Ir. Hermanto Siregar, Rektor Perbanas Institute dan Guru Besar IPB University, serta Dr. Radiman, Dekan FEB UMSU, untuk mengurai peluang dan batasan proyeksi itu. Diskusi yang dipandu Dr. M. Andi Prayogi berlangsung dalam atmosfer kritis, menimbang antara optimisme politik dan kalkulasi ekonomi yang lebih rasional.

Dalam paparannya, Prof. Hermanto menekankan bahwa lanskap global economic outlook 2026 masih berada pada fase moderate growth dengan pertumbuhan dunia hanya berkisar 2,5 sampai 3,2 persen. Kondisi ini, ditambah external shocks berupa perang tarif, ketidakpastian kebijakan The Fed, serta perlambatan Tiongkok, membuat ruang akselerasi Indonesia sangat terbatas. Ia mengutip proyeksi Bank Indonesia, IMF, ADB, dan World Bank yang seragam menempatkan pertumbuhan Indonesia pada kisaran 4,9 sampai 5,4 persen, jauh dari angka delapan persen. “Kita tidak melihat tanda adanya easing cycle atau lonjakan investasi berbasis AI yang cukup besar untuk mendorong pertumbuhan hingga dua kali lipat dari tren normal,” kata Hermanto.

Ia juga menyinggung dinamika kebijakan domestik. Program Makan Bergizi Gratis memang akan menambah konsumsi, namun pemangkasan transfer ke daerah sebesar Rp227 triliun dalam APBN 2026 dan reposisi berbagai anggaran ke pusat menimbulkan tensi dalam fiscal expansion. Menurutnya, pemerintah harus berhati-hati agar ekspansi fiskal tidak menimbulkan tekanan pada defisit atau memperlebar current account deficit. Di saat yang sama, Bank Indonesia diperkirakan melanjutkan monetary easing sejalan dengan Fed cuts, menurunkan suku bunga ke kisaran 4,5 persen, memperkuat transmisi kredit, dan menjaga exchange rate stability. Namun semua itu, katanya, tetap berada di dalam orbit pertumbuhan moderat.

Hilirisasi tetap menjadi pilar utama value added. Prof. Hermanto menyoroti bagaimana downstreaming nikel, bauksit, dan CPO menciptakan ruang investasi serta memperkuat manufaktur. Tetapi ketergantungan pada teknologi dan pasar Tiongkok, yang menguasai lebih dari dua pertiga kapasitas pemurnian, menimbulkan risiko jangka panjang. “Hilirisasi memberi bantalan, tetapi tidak cukup untuk membawa pertumbuhan ke delapan persen dalam satu tahun. Butuh ekosistem, diversifikasi, dan sectoral shift yang jauh lebih dalam,” ujarnya.

Dari perspektif daerah, Dr. Radiman melihat Sumatera Utara sebagai miniatur dari kondisi nasional. Banjir besar yang melanda beberapa wilayah Sumatera menjelang akhir 2025 menyebabkan supply disruption pada pertanian, logistik, dan UMKM. Dampaknya tidak permanen tetapi cukup menggerus momentum awal 2026. Ia mencatat bahwa sektor perkebunan, industri pengolahan, dan aktivitas pelabuhan tetap menjadi kekuatan utama Sumut dalam value chain regional. Namun ia menyebut bahwa tekanan global akibat perang tarif dan penurunan permintaan Tiongkok akan tetap menghantam ekspor komoditas unggulan. “Konsumsi akan bergerak naik dengan MBG, tetapi tidak akan menciptakan growth acceleration menuju delapan persen. Tahun 2026 adalah tahun stabil, bukan tahun lompatan,” katanya.

Radiman juga menyoroti faktor politik ekonomi, termasuk pergantian dua menteri ekonomi yang dinilai menambah policy uncertainty. Meski demikian, ia menilai struktur kebijakan makro Indonesia masih cukup kokoh selama koordinasi fiskal dan moneter tetap berjalan serempak dan BI mempertahankan pendekatan pro-stability pro-growth, termasuk melalui macroprudential incentives untuk mendorong kredit perumahan, pertanian, dan UMKM.

Pada akhirnya kedua ekonom menegaskan bahwa jalan menuju delapan persen bukan perkara satu kebijakan atau satu tahun anggaran. Butuh transformasi produktivitas, terobosan industrialisasi berbasis teknologi, memperluas hilirisasi ke sektor nonkomoditas, dan menarik capital inflow berkualitas tinggi. Pertumbuhan tinggi adalah proses panjang, bukan hasil kebijakan instan. Forum Expert’s Talk FEB UMSU menutup diskusi dengan satu pesan bersama, ekonomi tidak dibangun dengan slogan tetapi dengan disiplin kebijakan, ketahanan struktural, dan arah pembangunan yang konsisten.

Tags: Andi PrayogiFEB UMSU MEDANForum Expert’s Talk FEB UMSUHermanto SiregarIPB UniversityRadiman
Previous Post

SELAMAT! Assoc. Prof. Dr. Ade Gunawan, SE., M.Si DAN Prof. Dr. Maya Sary, SE., Ak., M.Si., CA Lulus Seleksi Asesor LAMEMBA

Next Post

KELOMPOK TERBAIK II PROGRAM MAGANG BERDAMPAK APINDO UMKM: KONTRIBUSI ADINDA HARYANTI SIREGAR BERSAMA KELOMPOK JAMU NISWAH

Related Posts

Tim UMSU Raih Juara II Di Ajang Festival Layang-Layang Piala Gubernur Sumatera utara 2026
Berita dan Informasi

Tim UMSU Raih Juara II Di Ajang Festival Layang-Layang Piala Gubernur Sumatera utara 2026

May 11, 2026
Mahasiswa Kelas Internasional FEB UMSU Raih Juara III pada Ajang EVEREST USU
Berita dan Informasi

Mahasiswa Kelas Internasional FEB UMSU Raih Juara III pada Ajang EVEREST USU

May 9, 2026
FEB UMSU Resmi Buka Prodi Bisnis Digital
Berita dan Informasi

FEB UMSU Resmi Buka Prodi Bisnis Digital

May 7, 2026
Dekan FEB UMSU Turut Serta Mendampingin Rektor, BPH Dan Dekanat Dalam Kunjungan Ke Kerajaan Perlis Dan Dirangkai Dengan Kegiatan Olahraga Fun Hingga Kegiatan Sosial Bersama Tuanku Raja Muda Perlis
Berita dan Informasi

Dekan FEB UMSU Turut Serta Mendampingin Rektor, BPH Dan Dekanat Dalam Kunjungan Ke Kerajaan Perlis Dan Dirangkai Dengan Kegiatan Olahraga Fun Hingga Kegiatan Sosial Bersama Tuanku Raja Muda Perlis

May 4, 2026
Ketika Talenta Muda FEB UMSU Menjawab Tantangan Pilmapres Sumut
Berita dan Informasi

Ketika Talenta Muda FEB UMSU Menjawab Tantangan Pilmapres Sumut

May 2, 2026
Selamat Dan Sukses Atas Pelantikan Ketua Badan Pembina Harian Dan Rektor UMSU Periode 2026-2030
Berita dan Informasi

Selamat Dan Sukses Atas Pelantikan Ketua Badan Pembina Harian Dan Rektor UMSU Periode 2026-2030

April 28, 2026
Load More
Next Post
KELOMPOK TERBAIK II PROGRAM MAGANG BERDAMPAK APINDO UMKM: KONTRIBUSI ADINDA HARYANTI SIREGAR BERSAMA KELOMPOK JAMU NISWAH

KELOMPOK TERBAIK II PROGRAM MAGANG BERDAMPAK APINDO UMKM: KONTRIBUSI ADINDA HARYANTI SIREGAR BERSAMA KELOMPOK JAMU NISWAH

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By Categories

  • Alumni
  • Artikel
  • Berita dan Informasi
  • Download
  • Info Akademik
  • Jadwal Kuliah
  • Jadwal Ujian
  • Kegiatan Program Studi
  • Opini
  • Uncategorized

Kampus Utama

Jl. Kapt. Mukhtar Basri No. 3 Medan, 20238
Sumatera Utara, Indonesia
Telepon: 061-6619056, 061-6622400 Ext. 106 & 108
Fax : 061- 6625474

Kampus Kedokteran

Jl. Gedung Arca No. 53 Medan 20217
Sumatera Utara, Indonesia
Telp. 061-7350163, 7333162
Fax.061-7363488

Pascasarjana

Jl. Denai No. 217, Medan, Sumatera Utara
Telp : 061-88811104

Instagram Facebook Tiktok

© 2026 FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UMSU – INNOVATION AND GLOBAL VISION

No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Struktur Organisasi
    • Akreditasi
    • Fasilitas
  • Berita dan Informasi
  • Kemahasiswaan
  • Program Internasional
    • Miceb 2023
    • Miceb 2024
  • Alumni
  • Galeri
  • Brosur

© 2026 - FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UMSU - INNOVATION AND GLOBAL VISION