Medan, 24 Juni 2026 – Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) kembali menggelar Wisuda Periode I Tahun 2026 yang berlangsung selama tiga hari dan diikuti oleh sebanyak 2.440 wisudawan. Pada hari kedua pelaksanaan wisuda, UMSU mengukuhkan 839 wisudawan yang berasal dari Fakultas Agama Islam sebanyak 237 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis sebanyak 431 orang, serta Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi sebanyak 171 orang. Para lulusan tersebut terdiri atas berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sarjana, profesi, magister, hingga doktor.
Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Wakil Koordinator Kopertais Wilayah IX Sumatera Utara, Prof. Dr. Abdullah, M.Si.; Ketua Badan Pembina Harian UMSU, Prof. Dr. H. Agus Sani, M.AP.; Anggota Badan Pembina Harian UMSU, Dr. Andus Dalail Ahmad, M.A.; Sekretaris Badan Pembina Harian UMSU, Dr. Andus Muthalib, M.M.; Rektor UMSU, Prof. Dr. Akrim Lubis, M.Pd.; Wakil Rektor I UMSU, Prof. Dr. H. Muhammad Arifin Gultom, S.H., M.Hum.; Wakil Rektor III UMSU, Assoc. Prof. Dr. Rudianto, S.Sos., M.Si.; jajaran pimpinan fakultas, ketua program studi, dosen, para wisudawan, serta orang tua dan keluarga wisudawan.

Dalam pidatonya, Rektor UMSU, Prof. Dr. Akrim Lubis, M.Pd., menegaskan bahwa wisuda bukan sekadar seremonial akademik, melainkan perayaan atas perjuangan, ketekunan, doa orang tua, serta ikhtiar panjang yang telah mengantarkan para mahasiswa mencapai titik bersejarah dalam kehidupan mereka.
“Di balik setiap toga yang dikenakan hari ini terdapat air mata, doa, pengorbanan, dan harapan besar dari ayah serta ibu yang mungkin tidak pernah tercatat dalam transkrip akademik, tetapi nilainya jauh lebih besar daripada angka indeks prestasi kumulatif,” ujarnya.
Selain itu, disampaikan pula bahwa para lulusan akan menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Pada bidang pendidikan, perkembangan teknologi digital, penggunaan smartphone, dan media sosial yang semakin masif telah membawa perubahan signifikan dalam proses pembelajaran. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memudarkan nilai-nilai karakter, agama, serta budaya luhur bangsa apabila tidak diimbangi dengan pendidikan yang tepat. Tantangan tersebut menjadi perhatian khusus bagi lulusan Fakultas Agama Islam untuk terus berperan dalam memperkuat nilai-nilai moral dan karakter di tengah masyarakat.
Sementara itu, pada sektor ekonomi, dinamika global yang ditandai dengan persaingan, konflik, dan ketidakpastian antarnegara berdampak pada perlambatan pertumbuhan ekonomi serta fluktuasi nilai mata uang. Oleh karena itu, lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis diharapkan mampu menghadirkan solusi dan inovasi yang relevan dalam menghadapi perubahan tersebut.
Di bidang teknologi, perkembangan yang sangat cepat menuntut lulusan Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi untuk terus beradaptasi. Jika dahulu perubahan teknologi membutuhkan waktu puluhan tahun, kini transformasi dapat terjadi hanya dalam hitungan bulan bahkan minggu. Salah satu tantangan terbesar adalah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang menghadirkan berbagai peluang sekaligus tantangan terkait persaingan global, keamanan digital, etika teknologi, dan kebutuhan akan inovasi berkelanjutan.
Meski demikian, pihak universitas meyakini bahwa lulusan UMSU memiliki bekal ilmu pengetahuan, keterampilan teknis (hard skills), dan keterampilan nonteknis (soft skills) yang memadai untuk menghadapi tantangan masa depan serta berkontribusi dalam pembangunan masyarakat di berbagai bidang.


Kesan dan pesan wisudawan disampaikan oleh perwakilan wisudawan berprestasi UMSU, Angita Sari Rangkuti, S.Ak., dan Gabriel Lidia Hotmaida Sianturi, S.M. Dalam sambutannya, Angita menyampaikan bahwa setiap perjalanan besar tidak selalu dimulai dengan langkah yang sempurna, melainkan dengan keberanian untuk memulai dan mencoba.
Sementara itu, Gabriel menyampaikan apresiasi terhadap lingkungan akademik UMSU yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan keberagaman. Menurutnya, perbedaan yang ada di lingkungan kampus tidak menjadi penghalang untuk belajar dan berkembang bersama, melainkan menjadi ruang untuk saling mengenal, berdiskusi, serta memperkaya wawasan dari berbagai perspektif.
“Di UMSU, keyakinan tidak dipertanyakan, perbedaan diterima, dan latar belakang bukan menjadi penghalang. Setiap orang diberikan kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berprestasi,” ungkapnya.
Melalui pelaksanaan Wisuda Periode I Tahun 2026 ini, UMSU kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global. Diharapkan para wisudawan dapat mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama masa studi serta menjadi agen perubahan yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat, bangsa, dan negara.






